Perlu kalian ketahui jika HP rekondisi dan refurbished Punya Perbedaan Besar Walau sering mendengarnya peneybutannya, banyak orang yang sering salah mengucapkan atau salah mengartikan tentang dua istilah tersebut.

Sebenarnya jika diartikan secara umum, HP refurbished dan rekondisi terbilang sama. Yaitu sama-sama berasal dari HP rusak dan di perbaiki kembali. Memang sepintas sepertinya tidak berbeda. Namun sebenarnya di antara keduanya memiliki perbedaan makna yang sangat jauh.

Mau tahu apa bedanya? Simak ulasan berikut ini ya!

HP Rekondisi

1. Bukan Dari Pabrik

Inilah hal yang membedakan HP rekondisi dengan HP refurbished. HP rekondisi merupakan HP yang sudah rusak, lalu diperbaiki lagi oleh orang lain (bukan pabrik) yang memiliki keahlian merakit HP. Biasanya, tampilan dan performa HP rekondisi akan jauh berbeda dengan aslinya, karena bukan berasal dari pabriknya.

2. Bahan Dari Ponsel Bekas

Biasanya, para perakit HP rekondisi memiliki banyak HP yang sejenis, itu karena dalam perakitan HP rekondisi, perakit akan mengambil komponen yang diperlukan dari HP lainya. Artinya, pembuatan HP rekondisi menggunakan barang bekas. Namun, jika komponen tidak ada, perakit pasti membeli komponen di tempat lain, tapi dengan kualitas yang tidak bagus.

3. Suara yang Dihasilkan Jelek

Ini adalah minus yang kadang terdapat di HP rekondisi. Mungkin karena dari material yang sudah tidak sesuai spesifikasi pabrikan maka suara yang dihasilkan tidak jernih lagi. Tentu hal ini sangat merugikan konsumen. Namun, jika beruntung, kalian juga bisa mendapatkan HP rekondisi yang masih jernih suaranya.

4. Harga Sangat Murah

Di balik banyaknya kelemahan, pasti ada kelebihannya. Apalagi kalau bukan harga yang ditawarkan HP rekondisi yang sangatlah murah. Itu karena dalam perakitannya menggunakan barang-barang bekas atau kurang berkualitas. Nah, bagi kalian yang punya budget sedikit, mungkin bisa saja beli HP rekondisi. Namun ingat, harga akan berbanding lurus dengan kualitas ya.

5. Terdapat Banyak Perubahan

Sudah dikatakan bahwa HP rekondisi jauh berbeda dengan HP aslinya. Terdapat banyak perbedaan, mulai dari font yang berubah, bobot HP yang menjadi ringan, casing yang tidak berkualitas, dan lain-lain. Namun, itu hanya terjadi pada beberapa HP saja.

Namun jika kalian beruntung, maka kalian bisa saja mendapatkan HP rekondisi yang masih dalam kondisi baik-baik saja.

Berikut Ulasan Hp refurbish >>>

1. Diperbaiki Langsung Dari Pabrik

Meskipun terbilang dari barang bekas, HP refurbished perakitannya oleh pabrik asal, bahan dan perakitannya pun juga tak asal-asalan. Pabrik akan menjamin HP refurbished tetap mempunyai performa yang oke. Karena jika kualitasnya tidak oke, harga diri pabrik tersebut akan jatuh dan para pelanggannya pun akan hilang.

2. Memiliki Garansi

Jika HP rekondisi tidak ada garansinya, HP refurbished masih disertai garansi. Ya, itu karena HP refurbished merupakan produksi pabrik dan juga pabrik tersebut pastinya menjamin bahwa HP tersebut masih bagus.

Masa garansinya pun berbeda-beda, ada yang singkat, ada yang lama, ada yang seminggu, dua minggu, atau sebulan, bahkan bisa sampai setahun.

3. HP Refurbished Lebih Baik Daripada HP Rekondisi

HP refurbished merupakan HP bekas yang dirakit kembali oleh pabrik, yang artinya kualitasnya masih terjamin. Komponenya pun pastinya juga berkualitas dibanding HP rekondisi. Jadi, jarang sekali terdapat HP refurbished yang suaranya jelek.

4. Harga Lebih  mahal Dibanding HP Rekondisi

Berdasarkan beberapa perbandingan di atas, kalian sudah pasti bisa menyimpulkan bahwa harga HP refurbished agak lebih mahal dibanding HP rekondisi. Ya, itu karena HP refurbished dirakit kembali langsung dari pabriknya, dan komponen yang diganti lebih berkualitas, ditambah lagi ada garansinya.

5. Kemasan Lebih Rapi

Karena dari pabrik, pastiya kemasan HP refurbished lebih rapi dibanding kemasan HP rekondisi. Selain itu kemasan HP refurbished juga berbeda dengan kemasan HP aslinya. Di kemasan HP refurbised pastinya terdapat keterangan bahwa HP ini adalah HP refurbished atau semacamnya. Oleh karena itu, konsumen tidak akan tertukar antara mana HP yang normal dan mana HP yang refurbished.

 

HP rekondisi dan HP refurbished itu berbeda. Baik dari segi kualitas maupun perakitannya pun beda. Jadi sudah jelas bukan perbedaan HP rekondisi dan HP refurbished? Mulai sekarang, jangan sampai salah sebut antara HP refurbished dan HP rekondisi ya. Punya pengalaman beli HP refurbished atau rekondisi? Share di kolom komentar di bawah ini ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here